Si Kecil Sering Gelisah di Malam Hari? Coba Tips Ini Agar Tidur Si Kecil Berkualitas!

Tidur yang berkualitas adalah salah satu kunci penting bagi tumbuh kembang si Kecil. Namun, tidak sedikit orang tua yang merasa khawatir ketika si Kecil sering gelisah di malam hari, menangis, atau terbangun berulang kali. Wajar bila orang tua merasa lelah dan bingung, tapi tidak perlu terlalu cemas berlebihan apabila tidak ada indikasi yang serius, karena gelisah di malam hari pada si Kecil merupakan hal yang umum terjadi, terutama pada bayi baru lahir.

Artikel ini akan membantu Papa dan Mama memahami penyebab umum bayi gelisah di malam hari dan memberikan tips agar tidur si Kecil lebih nyenyak, sehingga orang tua juga bisa beristirahat dengan tenang.

Mengapa Bayi Sering Gelisah di Malam Hari?

Sebelum mencari solusi, penting untuk memahami penyebabnya. Beberapa alasan umum bayi gelisah di malam hari antara lain:

  • Lapar atau haus – Bayi memiliki perut yang kecil dan sering merasa lapar, terutama di bulan-bulan pertama kelahiran
  • Rasa tidak nyaman – Popok yang basah, baju terlalu ketat, suhu kamar terlalu panas atau dingin bisa membuat si Kecil tidak tenang
  • Kolik atau perut kembung – Gas berlebih di perut dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada bayi
  • Ingin merasa aman – Bayi butuh sentuhan dan pelukan untuk merasa tenang, karena itu bagian dari proses adaptasi setelah lahir
  • Tumbuh gigi atau fase perkembangan tertentu – Beberapa bayi lebih rewel saat gigi mulai tumbuh atau saat mereka belajar kemampuan baru, seperti berguling atau merangkak
Tips Agar Tidur Bayi Lebih Nyenyak dan Berkualitas

Berikut adalah langkah-langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi kegelisahan bayi di malam hari:

  1. Ciptakan rutinitas sebelum tidur
    Pijat bayi dengan sentuhan lembut atau bacakan cerita dengan suara tenang. Rutinitas ini membantu bayi mengenali waktu tidur dan merasa lebih rileks.
  2. Pastikan bayi merasa nyaman
    Gunakan popok yang kering, pakaian yang lembut, dan pastikan suhu kamar ideal (sekitar 24–26°C).
  3. Perhatikan pola makan bayi sebelum tidur
    Berikan susu pada bayi atau beri ASI/MPASI sesuai jadwal sebelum waktu tidur agar bayi tidak mudah terbangun karena lapar.
  4. Berikan sentuhan menenangkan
    Peluk, ayun perlahan, atau nyanyikan lagu pengantar tidur. Sentuhan lembut dapat menurunkan stres dan membuat bayi merasa aman.
  5. Amati tanda-tanda bayi mengantuk
    Jangan tunggu bayi terlalu lelah. Ketika bayi sudah menguap, menggosok mata, atau rewel ringan, itu tanda bayi siap untuk tidur.

Baca Juga: Kapan Harus Menggunakan Calming Cream pada Bayi? Panduan Lengkap untuk Orang Tua

Peran Skincare Bayi dalam Kualitas Tidur

Kulit yang kering atau iritasi bisa membuat bayi tidak nyaman pada malam hari. Oleh karena itu, perawatan kulit yang tepat juga mendukung tidur berkualitas. Gunakan lotion bayi yang lembut, hypoallergenic, dan aman untuk kulit sensitif bayi agar kulit tetap lembap dan sehat sepanjang malam. Bila ada ruam popok atau biang keringat, gunakan calming cream yang diformulasikan untuk menenangkan kulit agar si Kecil merasa nyaman dan tidak rewel saat tidur.

Baca Juga: Kapan Harus Menggunakan Calming Cream pada Bayi? Panduan Lengkap untuk Orang Tua

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Jika si Kecil sering terbangun dengan tangisan keras, mengalami demam, muntah, diare, atau tanda-tanda tidak nyaman yang berlebihan, segera konsultasikan dengan dokter anak. Gelisah yang terus-menerus disertai gejala medis bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang perlu penanganan khusus.

Tidur yang nyenyak bukan hanya penting untuk perkembangan bayi, tetapi juga untuk kesehatan fisik dan mental orang tua. Dengan memahami penyebab bayi gelisah di malam hari dan menerapkan rutinitas yang menenangkan, orang tua dapat membantu si Kecil tidur lebih lama dan lebih nyenyak. Perawatan kulit yang tepat, lingkungan tidur yang nyaman, serta perhatian penuh kasih sayang akan membuat malam lebih tenang dan menyenangkan bagi seluruh keluarga.

Related Articles